KEARSIPAN
(Rangkuman beberapa pengertian dan hal-hal terkait dengan Kearsipan)
Yang dimaksud dengan kearsipan adalah segenap kegiatan yang berhubungan dengan masalah arsip, yang terdiri dari kegiatan penerimaan, pengumpulan, pemeliharaan, pengaturan, pengawasan, penyusutan dan penyimpanan.
[Ig. Wursanto, Kearsipan I (Yogyakarta : Kanisius, 1991), hal. 104]
Arsip untuk Oktober, 2008
Kearsipan
Diposkan dalam Sekolah pada Oktober 30, 2008 | 4 Komentar »
PUTUS (2)
Diposkan dalam Puisi pada Oktober 27, 2008 | 3 Komentar »
Sepasang binar mata karang terenggut dari pelukan
Dan kerjap sipu taklagi merayu
Ia terpanggang di bara duka
Muram menyinggung, ia meradang
Dunia kehabisan warna
Pada dedaun gugur terlepas tanya
Bila rindu jingga meluntur samudra
Sewangi apa mimpi tersisa?
Ah..!!
Pinta hati terbebas gulita..
( Jakarta, 20 Oktober 2008 )
Sebuah Pilihan
Diposkan dalam Serba-serbi pada Oktober 24, 2008 | 4 Komentar »
Aku terdiam di sudut ragu. Sekian waktu belajar menjaga hati dari segala rasa yang mungkin bisa buatku terlindas. Entah sebuah ketakutan atau ketidakmampuan. Aku tak bisa mengartikannya. Menghindari ataupun mengikuti, keduanya tak mungkin tidak memberiku luka. Aku, juga semua orang yang telah disinggahinya, pasti merasakan luka itu. Aku juga tahu, tak bisa menghindarinya, hanya saja, [...]
PUTUS (1)
Diposkan dalam Puisi pada Oktober 21, 2008 | 2 Komentar »
Hati teraduk
Tawa taklagi beriak
Dan harihari pun meluncur sendat
Sejak kau lenyap….
Segulung rasa yang linu
Bersarang di hatiku
(Jakarta, 19 Oktober 2008 )
Lagi Sedih
Diposkan dalam Puisi pada Oktober 13, 2008 | 6 Komentar »
Kepada yang terhempas dan kandas
Pada lara pun duka…
Hingga sayap-sayap kita taksaling terkembang
Langkah taklagi tegak…
Ada yang takterkira melanda
Pada benang merah milik kita
Menghempasku di ruangku
Menghempasmu di ruangmu
Dan kita terkurung oleh belenggu luka berbeda
Marah… kecewa…
Bening itu mendesak
Takberkedip
Takingin jadi sedan
Marah… kecewa…
Kini kepak sayapku taklagi sempurna…
(Jakarta, 13 Oktober 2008 )
Aku Yang Mati
Diposkan dalam Serba-serbi pada Oktober 8, 2008 | 5 Komentar »
“Kenapa aku yang mati?”
Itulah tanya pertama yang bergulir di tirai pikirku dan takpernah terucap, saat pertamakali dia jejakkan langkah masuki rumah sunyi hatiku.