Segaris jejak rindu di kepalaku
Bersorak girang di remang ruang
Aku bagai terhisap mantra
Haru pada waktu yang gagu
Hingga dalam katakata terbaring sedan
Dan puisiku tercekik di bibir muram
Tertusuk tombak kebingungan
Elang masa depan bersiap-siap terbang
Tapi arahku jalan tak pasti
Katakata takberbulan, angkuh dalam kemurkaan
Dengan petir luka ini kuusap
Maka berlalulah engkau sebagai sayapsayap patah
Agar taklagi ku direngkuh pasir kesepian
Seiring hadirmu pada ruang dan waktu
Puisiku……
- Jakarta, Mei 2009 -
bagus puisinya ..hehe lam knal..^^
aduh aku sudah kangen nih baca-baca puisi teman-teman
siip lah udah kembali ke blog
sobat, puisimu sering kunanti, maka kini kubaca dan kubaca lagi
Memaksa diri kembali…meski masih kering…hehe…
kembali menikmati puisi