Setiap detik lahir menelan sang waktu hingga siang pun tiba menggantikan pagi yang takhangat. Sekian lama dan sepantun suara takjua singgahi kita. Hujan turut juga tiba. Mengurung kita tetap tinggal meski waktu takikut terkurung hujan, ia terus saja melaju. Tak peduli pada kita yang masih saja saling membisu. Kau telan sendiri katakatamu. Aku telan sendiri [...]
Arsip untuk ‘Serba-serbi’ Kategori
PELANGI
Diposkan dalam Serba-serbi pada November 11, 2008 | 15 Komentar »
Kos Baru
Diposkan dalam Serba-serbi pada November 6, 2008 | 8 Komentar »
Ruangan ini berukuran 3 x 3,5 m dan berada di lantai 2. Dindingnya berwarna hijau, memiliki dua pintu. Satu pintu masuk dan satu pintu untuk ke teras belakang (tapi sebenarnya justru menghadap ke depan. Bingung ya…?). Terhitung sejak Minggu, 26 Oktober 2008, inilah kos baruku. Ada banyak bunga di sepanjang pagar teras belakang ini. Tetumbuhan [...]
Sebuah Pilihan
Diposkan dalam Serba-serbi pada Oktober 24, 2008 | 4 Komentar »
Aku terdiam di sudut ragu. Sekian waktu belajar menjaga hati dari segala rasa yang mungkin bisa buatku terlindas. Entah sebuah ketakutan atau ketidakmampuan. Aku tak bisa mengartikannya. Menghindari ataupun mengikuti, keduanya tak mungkin tidak memberiku luka. Aku, juga semua orang yang telah disinggahinya, pasti merasakan luka itu. Aku juga tahu, tak bisa menghindarinya, hanya saja, [...]
Aku Yang Mati
Diposkan dalam Serba-serbi pada Oktober 8, 2008 | 5 Komentar »
“Kenapa aku yang mati?”
Itulah tanya pertama yang bergulir di tirai pikirku dan takpernah terucap, saat pertamakali dia jejakkan langkah masuki rumah sunyi hatiku.