Feeds:
Pos
Komentar

CATATAN PAGI INI

museum-kebangkitan-nasional

“Setiap langkah adalah perjalanan menujumu”

 

Beberapa hal terjadi berturut-turut, berkaitan dengan interaksi dan kerja sama dengan orang-orang yang berbeda. Hal-hal yang terjadi itu membekaskan sesak di hati. Berdampak pada dua hal : konflik dengan orang lain dan konflik dengan diri sendiri.

Berjalan, berjalan dan berjalan…

Mencari jalan keluar, mencari pembebasan dari konflik dengan orang lain dan konflik dengan diri sendiri. Prioritasnya adalah menghentikan konflik dengan orang lain. Ketika itu ditekan, maka yang menguat kemudian adalah konflik dengan diri sendiri.

Saat berkonflik dengan orang lain, masalahnya ada pada diri sendiri yang berkaitan dengan orang lain. Saat berkonflik dengan diri sendiri, masalahnya sepenuhnya masalah sendiri.

Melepaskan….

Melepaskan perbedaan prinsip

Melepaskan toleransi yang tak berujung

Berharap itu (mungkin) bisa (juga) melepaskan luka…

 

Diam saat mendengar dan melihat yang (dianggap) biasa

Bertahan meski tak lagi mengenali siapa yang berjalan di jalan yang sama

Berharap itu (mungkin) bisa (juga) mengurangi luka…

 

 

Jakarta, 29 November 2016

@rahasiapasir

 

1474167298971

“karena bahagia itu diwujudkan dan dirasakan”

Trip kali ini adalah trip dengan banyak kemudahan dan sedikit biaya. Alhamdulillah. Mulai dari  menginap gratis, makan gratis, difasilitasi transportasi, dan tentu saja pemandu perjalanan. Jelas saja, 3 dari 7 orang yang ngetrip adalah orang Purwakarta : Santi, Dewi dan Ians. Jadi kami berempat (Saya, Rinda, Tatok, dan Punta) tinggal ngikut saja hehe…

Jumat sore, 16 September 2016, Saya, Santi, Dewi  dan Rinda janji ketemuan di Stasiun Bekasi. Dari sini kami naik angkot 02 menuju Terminal  Bekasi dengan ongkos Rp.4000/orang. Kemudian lanjut naik bus ekonomi menuju purwakarta yang ongkosnya Rp.10.000/orang.  Perjalanan Bekasi – Purwakarta membutuhkan waktu sekitar 2 sd 2,5 jam. Tatok dan Punta menyusul dengan kereta jam 21.00 wib dari Jakarta. Pulangnya Tatok naik bus menuju Bekasi, sedangkan saya, Rinda dan Punta naik bus menuju Kampung Rambutan dengan ongkos Rp.20.000/orang.

Lanjut Baca »

Suasana di Stasiun Cirebon, Sabtu 20 Agustus 2016, jam 01.38 WIB

Suasana di Stasiun Cirebon, Sabtu 20 Agustus 2016, jam 01.38 WIB

Matahari  belum akan terbit saat kereta yang membawa kami (Saya, Mbak Nunu, Mbak Yuli, dan Sari) dari Jakarta tiba di Stasiun Cirebon. Stasiun Cirebon terletak di Jalan Raya Siliwangi, Kebonbaru, Kejaksan, Cirebon. Karena terletak di Kecamatan Kejaksan, stasiun ini kadang-kadang disebut juga Stasiun Kejaksan.

Lanjut Baca »

Perpisahan #2

Perpisahan dengan Sahabat

Perpisahan. Banyak tidak disukai. Terkadang harus dipilih meski  tidak disukai. Harus dilakukan karena memang tidak disediakan pilihan yang lainnya. Meski demikian, perpisahan tidak selalu berarti menjadi lebih buruk. Selalu ada kebaikan dari setiap hal yang Allah tentukan terjadi.

Lanjut Baca »

Tulisan yang telat terbit…hehe… harusnya di bulan Desember coz ini kan memang trip Bulan Desember, tepatnya tanggal 24 – 25 Desember 2015. Nggak usah pakai alasan ya kenapa telat ditulisnya hehe…

Kampung Budaya Sindang Barang, Bogor. 

Saat saya dan teman-teman ke sana bersamaan dengan syutingnya acara Indonesia Banget di RTV (Sabtu, Minggu jam 10.00 wib). Sampai tulisan ini dibuat, masih belum ditayangkan sih yang liputan Sindang Barang. Nggak tau deh kapan tayangnya, kata salah satu krunya sih bulan Januari 2016. Mungkin (semoga) akan tayang Sabtu/Minggu tgl 23/24 Januari 2016 hehe…

Angklung

Angklung

Lanjut Baca »

Akhir Oktober di Semarang, alhamdulillah saya punya kesempatan untuk mengunjungi tempat-tempat berikut ini :

  1. Brown Canyon
brown canyon

Brown Canyon – Semarang

Ini bukanlah tempat wisata, namun tempat penggalian pasir, penggalian tanah urug dan batu padas. Kalau tujuan utamanya untuk berburu foto, tempat ini bisa dijadikan salah satu ojek yang ada baiknya didatangi saat berkunjung ke Semarang. Namun, jika tujuan utamanya untuk berwisata, mungkin kalau sempet saja datang ke sini. Prioritaskan mengunjungi tempat wisata yang lain terlebih dahulu. Kalau memang ingin berkunjung ke sini, datanglah pada sore hari, setelah para pekerja menyelesaikan aktivitas penggalian.

 

Lanjut Baca »

Setu Babakan

Trip bulan ini dengan Mbak Nunu ke Setu Babakan, Minggu – 15 Nopember 2015. Angkutan umum menuju ke sana sangat gampang. Dari Lenteng Agung, silahkan cari angkot yang menuju Setu Babakan. Warna angkotnya biru, no. 83, dengan tarif Rp.4000/orang.  Nggak usah bawa bekel ke sana, banyak makanan. Bawa uang aja buat beli makanan haha… Tulisannya segitu aja ya, nggak sempet bikin yang detail, pura-pura sibuk hehe…

Setu Babakan #1

Setu Babakan #1

Lanjut Baca »