Feeds:
Pos
Komentar

Archive for November, 2008

Perpisahan

Di luar malam beredar berteman gerimis tipis
Di laut ombak menepi membanting diri pada karang
Dan kapalkapal raungkan kembara hati karam
Isyaratkan sepetak gambaran jiwa mendung diujung tahun
Kala terobrakabrik oleh jabat oleh peluk yang mesti terlepas
Tersekat…

Segala kisah usah terasingkan
Bila berupa tangis atau goda
Terlebih tawa dan sukacita
Karena tegursapa itu biar tetap ada
Saat terdampar di pulaupulau kesendirian

Oh…takmudah wariskan kata
Bila yang tertinggal hanya sepatah saja
perpisahan

(Jakarta, 21 Nopember 2008 )

Iklan

Read Full Post »

Kepada Kawan Yang Akan Pergi

—-
Kepada Kawan Yang Akan Pergi
Oleh : Ratnaningsih DH

Ingatkah engkau pada hari penuh tawa,
Ingatkah engkau pada suasana hangat saat bersama,

Ingatkah engkau kala kita menangis berdua,
Ingatkah engkau terkadang kita bergosip belaka,

Ingatkah engkau pada kawan yang menggoda,
Ingatkah engkau pada hati yang kecewa,

Jika tidak,
Ingatlah seorang kawan yang menunggumu untuk ingat

(dalam harihari terakhir sebuah kebersamaan selama 3 tahun: makasih Ratna…)

Read Full Post »

PELANGI

Setiap detik lahir menelan sang waktu hingga siang pun tiba menggantikan pagi yang takhangat. Sekian lama dan sepantun suara takjua singgahi kita. Hujan turut juga tiba. Mengurung kita tetap tinggal meski waktu takikut terkurung hujan, ia terus saja melaju. Tak peduli pada kita yang masih saja saling membisu. Kau telan sendiri katakatamu. Aku telan sendiri katakataku. Kita masih saja tak berkatakata.

(lebih…)

Read Full Post »

Kos Baru

Ruangan ini berukuran 3 x 3,5 m dan berada di lantai 2. Dindingnya berwarna hijau, memiliki dua pintu. Satu pintu masuk dan satu pintu untuk ke teras belakang (tapi sebenarnya justru menghadap ke depan. Bingung ya…?). Terhitung sejak Minggu, 26 Oktober 2008, inilah kos baruku. Ada banyak bunga di sepanjang pagar teras belakang ini. Tetumbuhan tersebut menjadi pelengkap kenyamanan untuk bersantai sambil memandangi senja atau sekedar merenungi mimpi-mimpi yang belum juga tergapai.

(lebih…)

Read Full Post »

Bohong

Sepenggal sanggahmu lagilagi berkobar
Bawa gemuruh

Taklagi percaya
Karena semua tlah biasa

Sepenggal sanggahmu..
Ah…muak kudengar

Cukup begini saja
: Selamat tinggal !!

(Jakarta, 29 Oktober 2008 )

Read Full Post »