Feeds:
Pos
Komentar

Archive for April, 2015

PIK_1PIK_2Hutan Mangrove Pantai Indah Kapuk adalah salah satu spot wisata alam di Jakarta yang cocok dikunjungi pada akhir bulan saat keuangan menipis tapi pengen berwisata. Asli murah banget. Tidak sampai Rp. 100.000 sudah termasuk ongkos transportasi, HTM dan makan. Transportasi umum menuju PIK menggunakan Bus Kota Terintegrasi Busway (BKTB), bukan Angkutan Perbatasan Terintegrasi Busway (APTB) ya. Tarif BKTB menuju PIK sebesar Rp.6000. Kalau naiknya dari halte Trans Jakarta dengan lebih dahulu membayar tiket Trans Jakarta sebesar Rp. 3500, maka di dalam BKTB akan dikenai tambahan ongkos sebesar Rp. 2500 (Rp.3500 + Rp. 2500 = Rp. 6000). Naik BKTB dari Halte Trans Jakarta bisa dari Halte Monas, Halte Harmoni atau bisa juga dari Halte Kota turun di PIK (depan Sekolah Budha Tzu Chi, gedungnya megah banget). Di Halte Harmoni, tempat antrian menunggu BKTB ada di pintu paling ujung, setelah pintu yang menuju ke Kalideres. Kalau masih bingung bisa ditanyakan ke petugas di halte Harmoni.

(lebih…)

Iklan

Read Full Post »

Pulang kerja kemarin malam, sebelum sampai kosan saya mampir beli martabak manis. Sambil nungguin abangnya bikin martabak, saya cek hp. Ada WhatsApp dari teman kantor, meneruskan info dari salah satu group WA yang dia ikuti. Infonya tentang…(hehehe…saya ketawa dulu ya…)…tentang kesempatan bertaaruf bagi akhwat. Beberapa bulan yang lalu dia pernah menginformasikan  di group WA tentang kesempataan bertaaruf bagi ikhwan. Kali ini dia mengirimkan info taaruf langsung ke saya via WA.

Tertawa adalah reaksi pertama saya setelah membaca informasi taaruf itu. Meski tidak tahu dengan pasti alasan kenapa reaksi pertama saya adalah tertawa, tetapi tertawa saya waktu itu bukanlah tertawa dalam persepsi negatif.

Saya pikir, secara mental saya sudah siap menikah, tetapi kenyataannya ketika ada kesempatan-kesempatan seperti ini, atau ada teman yang ingin nyomblangin saya, selalu saja saya cenderung menarik diri. Mungkin, bisa jadi kecenderungan menarik diri ini disebabkan oleh model perkenalannya yang tidak cocok dengan karakter saya. Atau….memang saya yang belum berani ya? Hehehe…

Dalam percakapan kami via WA, teman saya berkomentar begini : “Kenapa to Mba..pede aja to.
Muka dari Allah..body dari Allah..rejeki dari Allah. Aku juga pas mo nikah ga yakin bisa jadi istri yang baik.
Tapi yo namanya hidup akhirnya bisa ga bisa harus bisa.”

Saya cuman bales, “iya juga sih hehe…”

…..
Saya bingung mau nulis apalagi… bersambung aja ya…hehehe…

Jakarta, 10 April 2015
@rahasiapasir

Read Full Post »

Alhamdulillah pekerjaan saya adalah pekerjaan yang bagus. Dilihat dari kuantitas yang harus dikerjakan, tidak akan selesai  jika hanya mengandalkan dikerjakan dalam jam kerja dan hari kerja. Sehingga bila harus dilemburkan di dalam (atau di luar) kantor dengan konskuensi mendapatkan honor lembur, insyaAllah halal, artinya benar bahwa lembur itu dibutuhkan untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan. Ada kewajiban untuk menyelesaikan pekerjaan dan ada hak berupa honor sebagai konskuensi dari dilaksanakannya kewajiban. Jika dilihat dari jenis pekerjaan, tidak banyak variasinya tetapi dilihat dari jumlah yang harus diselesaikan, saya memilih untuk mengabaikannya hanya agar tidak membuat saya tiba-tiba kehilangan semangat hehe…

(lebih…)

Read Full Post »

Hari ini, untuk kedua kalinya nemenin kakak jualan perlengkapan umroh pada acara manasik di daerah Pondok Cabe. Jualan pertama beberapa bulan yang lalu di tempat yang sama.

Yang berkesan dari jualan kali ini tidak ada hubungannya dengan barang yang dijual maupun hasil penjualan. Yang berkesan adalah ada 1 keluarga besar yang akan berangkat umroh. Saya tidak tahu pasti jumlahnya, kalau dilihat dari jumlah orang tua, sepertinya ada 3  keluarga beserta anak-anaknya.

Melihat mereka, rasanya perasaan ini gimana gitu…. Saya juga pengen umroh bareng orang tua dan saudara-saudara saya. Persiapan yang sudah dimulai baru berdoa, persiapan yang lainnya menyusul…hehehe…

Pondok Cabe, 4 April 2015
@rahasiapasir

Read Full Post »