Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘Diary’ Category

museum-kebangkitan-nasional

“Setiap langkah adalah perjalanan menujumu”

 

Beberapa hal terjadi berturut-turut, berkaitan dengan interaksi dan kerja sama dengan orang-orang yang berbeda. Hal-hal yang terjadi itu membekaskan sesak di hati. Berdampak pada dua hal : konflik dengan orang lain dan konflik dengan diri sendiri.

Berjalan, berjalan dan berjalan…

Mencari jalan keluar, mencari pembebasan dari konflik dengan orang lain dan konflik dengan diri sendiri. Prioritasnya adalah menghentikan konflik dengan orang lain. Ketika itu ditekan, maka yang menguat kemudian adalah konflik dengan diri sendiri.

Saat berkonflik dengan orang lain, masalahnya ada pada diri sendiri yang berkaitan dengan orang lain. Saat berkonflik dengan diri sendiri, masalahnya sepenuhnya masalah sendiri.

Melepaskan….

Melepaskan perbedaan prinsip

Melepaskan toleransi yang tak berujung

Berharap itu (mungkin) bisa (juga) melepaskan luka…

 

Diam saat mendengar dan melihat yang (dianggap) biasa

Bertahan meski tak lagi mengenali siapa yang berjalan di jalan yang sama

Berharap itu (mungkin) bisa (juga) mengurangi luka…

 

 

Jakarta, 29 November 2016

@rahasiapasir

 

Read Full Post »

Perpisahan dengan Sahabat

Perpisahan. Banyak tidak disukai. Terkadang harus dipilih meski  tidak disukai. Harus dilakukan karena memang tidak disediakan pilihan yang lainnya. Meski demikian, perpisahan tidak selalu berarti menjadi lebih buruk. Selalu ada kebaikan dari setiap hal yang Allah tentukan terjadi.

(lebih…)

Read Full Post »

Trip bulan ini dengan Mbak Nunu ke Setu Babakan, Minggu – 15 Nopember 2015. Angkutan umum menuju ke sana sangat gampang. Dari Lenteng Agung, silahkan cari angkot yang menuju Setu Babakan. Warna angkotnya biru, no. 83, dengan tarif Rp.4000/orang.  Nggak usah bawa bekel ke sana, banyak makanan. Bawa uang aja buat beli makanan haha… Tulisannya segitu aja ya, nggak sempet bikin yang detail, pura-pura sibuk hehe…

Setu Babakan #1

Setu Babakan #1

(lebih…)

Read Full Post »

Minggu, 11 Oktober 2015, belum jam empat pagi, kami dengan 4 motor berkendara menuju Sikunir. Meski badan sudah berjaket tebal tetap tak mampu menahan dingin. Sarung tangan seperti tidak berfungsi hingga dinginnya pagi itu membuat jemari tangan menjadi kaku.

Dinginnya Negeri di Atas Awan : Negeri Para Dewa.

Sikunir

Sikunir

(lebih…)

Read Full Post »

PERINTAH

Perempuan yang melahirkan saya, untuk kesekian kalinya “mengingatkan” saya untuk menikah. Saat “perintah” itu disampaikan oleh beliau maupun oleh siapa saja, saya selalu merespon begini, “iya, doakan ya”, sambil tersenyum. Lalu suatu hari ketika saya masih memberikan jawaban seperti itu, beliau menanggapi respon saya dengan mengatakan,”Kamu itu, jawabnya selalu begitu”, sambil dengan tertawa. Saya juga cuman bisa tertawa.

Sejak kejadian itu, kalau diingatkan untuk menikah, saya hanya merespon dengan kata “ya”, itu saja, masih dengan tersenyum/tertawa. Dan tadi malam saat saya nelpon ke rumah, kembali perempuan yang melahirkan saya lagi-lagi memberi “perintah” yang sama dan saya jawab dengan kata “ya”. Beliau bilang,”jangan ya ya aja”…. hahaha…

 

Jakarta, 6 Oktober 2015

@rahasiapasir

Read Full Post »

Kunjungan Dini Hari

Lampung – Jumat, 4 September 2015 – Pagi

Orang-orang berdatangan satu persatu, semakin banyak seiring beranjaknya sang waktu. 3 polisi olah TKP. Mewawancarai pemilik rumah, mengambil foto TKP. Orang-orang terus berdatangan.

(lebih…)

Read Full Post »

Mudik kali ini nemenin mbak antar pulang orang tua.

Jadi ceritanya adek saya yg cewek itu lagi hamil muda, sering muntah-muntah dan sejak hamil sudah beberapa kali harus opname di RS. Manjanya ampyunnn deh. Minta ditungguin sama orang tua. Jadi orang tua dateng kira-kira dua minggu yg lalu…

image

(lebih…)

Read Full Post »

Older Posts »