Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Mei, 2015

Bahwa segala hal sudah ada dalam rencanaNya, sudah ada dalam pengaturanNya. RencanaNya adalah sebaik-baik rencana, pengaturanNya adalah sebaik-baik pengaturan. Pun ketika siang tadi,  karena sesuatu hal, saya pulang ke kosan sebentar, lalu balik lagi ke kantor. Meskipun belum mengambil keputusan apakah akan naik angkot atau naik bajay, tetapi saya memilih melalui jalan yang menuju jalur angkot, yang biasa saya lalui saat berangkat atau pulang kerja. Belum jauh dari kosan ada bajay lewat dari arah yang berlawanan, tanpa penumpang. Saat itu langsung saya memutuskan untuk naik angkot saja.

 

Tidak lama setelah itu saya melihat seorang gadis kecil dengan karung berisi botol-botol plastik dan sejenisnya, berhenti di sebuah tempat sampah. Ya, gadis kecil yang bekerja sebagai pemulung. Parasnya manis, badan mungilnya nyaris tertutup oleh karung yang banyak berisi hasil kerjanya. Rambut lurusnya yang diikat, dilindungi oleh topi. Melihat dari wajah dan postur badannya, sepertinya dia masih seusia anak SD, kelas 6 mungkin. Saya tidak ahli dalam menebak umur seseorang. Kalaupun perkiraan saya tidak tepat, tapi paling tidak dia belum bisa dikatakan sudah lulus SMP. Itu kalau dia sekolah. Entahlah. Saya tidak tahu.

(lebih…)

Iklan

Read Full Post »

Mulai Januari 2015 saya dan Mbak Nunu memutuskan untuk ngetrip tiap bulan meskipun hanya berdua. Saat itu alasannya hanya ada 2 yaitu : karena beberapa kali merencanakan ngetrip ramean selalu gagal, dan karena kebutuhan untuk menjaga kelangsungan hidup blog pribadi kami. Maksudnya setelah ngetrip harus bikin tulisan buat dimuat di blog.

 

5 kali ngetrip yang sudah dilakukan yaitu : Situs Gunung Padang (Januari) ngetrip berdua, Banten Lama (Februari) ngetrip berdua, Tebing Keraton (Maret) ngetrip bertiga, Hutan Mangrove PIK (April) ngetrip bertiga, dan Ujung Genteng (Mei) ngetrip berdelapan.

(lebih…)

Read Full Post »

Jpeg

Pantai Ujung Genteng #1

Persiapan

Dari persiapan saja sudah berasa “seru”nya.  Mulai dari menentukan tanggal yang mesti ganti beberapa kali, jumlah orang yang awalnya mau ber-15 berkurang jadi 12, dan berkurang lagi jadi 8 orang, bahkan 2 jam sebelum keberangkatan, ada yang masih galau antara jadi atau nggak jadi ikutan (hayooo…siapa? ngaku…hehe), untungnya bisa dikondisikan sehingga jumlah orang bisa dipertahankan tetap 8 orang: Saya, Mbak Nunu, Mbak Yuli/Jupe, Septi, Loren, Jaya, Rendy, dan Rinda. Oya, alhamdulillah kami dapat “suntikan dana” dari 2 teman yang karena sesuatu hal harus batal ikut ke Ujung Genteng. Jadi camilan buat perjalanan sudah terjamin deh hehe…

(lebih…)

Read Full Post »